Selasa, 18 Agustus 2020

Zara Pamit dari Sekolah

Kondisi pagebluk akhirnya memaksa kami mengambil keputusan yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Zara pamit dari sekolah, ya,, tidak melanjutkan sekolah ke SD 1. Seharusnya tahun 2020 dia kelas satu SD. Awalnya kami berencana memasukan Zara ke Sekolah Alam Indonesia Meruyung tapi tidak jadi kami lakukan.

Ketidakjelasan pengajaran anak-anak selama sekolah jarak jauh ini, salah satu pemicunya. Zara yang kami lihat senang melakukan hal seputar seni pertunjukan dan kami merasa sekolah belum bisa maksimal mengakomodir minat dan bakatnya ini. Bila kami paksakan tetap sekolah, beban materi sekolah pasti akan banyak menyita perhatian Zara lalu minat dan bakatnya akan dilupakan perlahan, sayang sekali kan?  Dengan home schooling kami berharap Zara bisa memilih mata pelajaran yang ingin dia pelajari sambil mendalami minat dia dengan maksimal.

Lalu, apakah kami sudah paham akan konsep home schooling ini? Belum sih  kami sebagai orang tua masih belajar, Zara juga belajar. Tambah lagi Ozil yang saat ini masih belajar dari rumah, jadi murid home schooling saya sebenarnya ada dua, hehe. InsyaAllah niat baik kami untuk mendidik anak-anak lewat jalur home schooling ini diberikan kemudahan. Oya, selama kami belajar, kami banyak mengintip blog rumahinspirasi sebagai referensi. Teman-teman bisa baca, disana banyak sekali informasi. 

Bismillah, bisa yuk bisa. 😄😍

Selasa, 04 Agustus 2020

Keracunan Makanan Pada Bayi


 

Sudah dua hari adek Tia (20 bulan) susah makan. Awalnya saya hanya menganggap enteng saja. Di hari kedua, sorenya itu Abang dan Kakak saya buatkan mie bakso, pakai bakso instan dari s0*****d. Mungkin karena saking hecticnya kalau sore, saya ga berpikir panjang kasih adek mie bakso itu, padahal perutnya kosong, cuma diisi sedikit makanan sedari pagi. Saat saya makan bakso itu saya tidak merasa aneh sama sekali tapi terbersit sih sedikit, apakah aman ya mie bakso instan ini saya berikan ke adek?

Senin, 11 Mei 2020

Operasi Hernia Tia (Part 2)

“Orang tua anak Meutia!”

Teriakan suster memecah penantian kami. Deg! Duh ada apa lagi ini? Kok cepat sekali? Apa operasinya ga… Ah! Astaghfirullah. Cepat2 saya tepis perasaan itu dan secepatnya menemui dr. Catur.

dr. Catur yang ramah mempersilahkan kami duduk. Menjelaskan apa yang terjadi pada adek. Beliau bilang, sangat normal bila pada bayi bagian pusar belum menutup sempurna sharusnya usia 1 tahun pusar akan merapat dan kuat namun pada adek, sebelum usia 1 tahun, pusar tersebut tiba2 menonjol. Saat operasi pun diambil nanah. Ternyata ada nanah di benjolan puser itu. Nanah dibawa ke lab untuk diperiksa dan adek dirawat 3 hari dua malam.




Selama dirawat berbagai macam antibiotik adek terima. Tapi yang paling menyeramkan yang suntikannya besar banget dan lama. Ya Allah kalau saja bisa saya yang menggantikan saya pasti mau.


Adek pulang dan dijadwalkan kontrol jaitan lagi. Alhamdulillah semuanya aman. Bisa lebaran ke Mampang. Bermain sama kakak2. Semuanya normal lagi.

Setelahnya sampai saat tulisan ini terbit adek masih bolak balik kontrol. Kata dokter kalau belum 2 tahun belum menutup sempurna jadi kadang rembes cairan dari dalam puser keluar. Nanti sembuh nanti basah lagi.

Ya Allah hanya kepada Mu kami memohon kesembuhan yang sempurna untuk anak kami. Amin



Operasi Hernia Tia (part 1)

Jumat 31 Mei 2019 dalam suasana Ramadhan jelang lebaran, adek rewel. Gerak sedikit nangis. Digendong nangis. Ga biasanya. Saya curiga sama pusernya yang memang sebulan kebelakang tiba2 berjendol seperti balon. Baca2 di google katanya gapapa. Tapi kok ga ada perubahan.
Saya coba pegang pusernya dan dia nangiis kejer. Ya Allah ada apa ini. Saya dan suami langsung ke RS Permata Depok. Antrian masih panjaaang sekali dan di antara antrian itu adek menangis kesakitan. Haduh rasanya pilu banget. Tapi saya ga bisa berbuat apa2.

Senin, 30 Desember 2019

Hamil 43 Minggu (Happy 1st Bday Meutia)

Perempuan manaaaa yang ga semangat menggebu2 kalau ditanyain gimana proses lahirnya si adek? Biar pun lagi lemes capek puting perih, tapi kalau ditanyain hal yang itu, pasti semangat banget nyeritain detail.

Unfortunately, ga semua orang sadar, untuk nanya hal2 yg menggembirakan si ibu yang baru lahiran. Malah parah nya,

Kamis, 23 Januari 2014

Tahu Bakso

Hujan-hujan biasanya iseng pengennya ngemil terus. Ngeliat ke kulkas ada stok ayam giling punya adek untuk MPASI. Tiba-tiba keinget tahu bakso nya Bunda Haifa. Langsung deh plung..plung .. mari kita coba bikin.

Tahu Bakso (Resep by Bunda Haifa dengan takaran modifikasi, hehe)

Bahan Bakso :
100  gr daging ayam giling
1 Telur ayam
1 sdm sagu (ini saya skip karena di rumah ga ada stok tepung sagu, diganti tepung terigu, hehhe)
1 batang daun bawang,ambil daunnya,potong halus
 tahu goreng (tahu cokelat)bentuk segitiga
1 sdm garam campur dengan 50ml air
Minyak untuk menggoreng

Bumbu halus :
3 siung bawang putih
¼ sdt lada
1 sdt garam
1 sdt kaldu bubuk
¼ sdt gula pasir

Cara Membuat :
1. Belah tahu. Masukkan dalam campuran garam dan air. Aduk-aduk dengan tangan agar tahu terkenai cairan garam. Sisihkan

2. Campur semua bahan bakso dengan bumbu halus


3. Masukan adonan bakso ke dalam tahu kemudian kukus sekitar 15-20 menit



4. Bisa langsung dimakan atau biar tambah enak kalau saya. digoreng lagi


Selamat mencoba ya ...