Senin, 11 Mei 2020

Operasi Hernia Tia (Part 2)

“Orang tua anak Meutia!”

Teriakan suster memecah penantian kami. Deg! Duh ada apa lagi ini? Kok cepat sekali? Apa operasinya ga… Ah! Astaghfirullah. Cepat2 saya tepis perasaan itu dan secepatnya menemui dr. Catur.

dr. Catur yang ramah mempersilahkan kami duduk. Menjelaskan apa yang terjadi pada adek. Beliau bilang, sangat normal bila pada bayi bagian pusar belum menutup sempurna sharusnya usia 1 tahun pusar akan merapat dan kuat namun pada adek, sebelum usia 1 tahun, pusar tersebut tiba2 menonjol. Saat operasi pun diambil nanah. Ternyata ada nanah di benjolan puser itu. Nanah dibawa ke lab untuk diperiksa dan adek dirawat 3 hari dua malam.




Selama dirawat berbagai macam antibiotik adek terima. Tapi yang paling menyeramkan yang suntikannya besar banget dan lama. Ya Allah kalau saja bisa saya yang menggantikan saya pasti mau.


Adek pulang dan dijadwalkan kontrol jaitan lagi. Alhamdulillah semuanya aman. Bisa lebaran ke Mampang. Bermain sama kakak2. Semuanya normal lagi.

Setelahnya sampai saat tulisan ini terbit adek masih bolak balik kontrol. Kata dokter kalau belum 2 tahun belum menutup sempurna jadi kadang rembes cairan dari dalam puser keluar. Nanti sembuh nanti basah lagi.

Ya Allah hanya kepada Mu kami memohon kesembuhan yang sempurna untuk anak kami. Amin



Operasi Hernia Tia (part 1)

Jumat 31 Mei 2019 dalam suasana Ramadhan jelang lebaran, adek rewel. Gerak sedikit nangis. Digendong nangis. Ga biasanya. Saya curiga sama pusernya yang memang sebulan kebelakang tiba2 berjendol seperti balon. Baca2 di google katanya gapapa. Tapi kok ga ada perubahan.
Saya coba pegang pusernya dan dia nangiis kejer. Ya Allah ada apa ini. Saya dan suami langsung ke RS Permata Depok. Antrian masih panjaaang sekali dan di antara antrian itu adek menangis kesakitan. Haduh rasanya pilu banget. Tapi saya ga bisa berbuat apa2.