Tema keempat chalenge BPN Ramadhan kali ini adalah pencapaian tertinggi dalam hidup. Duh, ya gimana ya, susah nyari pencapaian tertinggi buat mamak2 macam saya yang sehari-hari di rumah aja, hehehe. Biasanya ya ga jauh dari urusan dapur atau rumah atau anak ya.
Jumat, 16 April 2021
Kamis, 15 April 2021
#3. Ngarepin apa sih dari blog?
Niatan awal bikin blog ya sebagai wadah tempat curhat sehari-hari. Seringnya banyak cerita atau ide atau keluhan yang tidak bisa kita sampaikan dan juga berbahaya bila ditulis menjadi status, lebih baik kan ditulis aja di blog. Blog juga menjadi tempat saya bercerita dan mengurai benang kusut yang ada di kepala. Kerja sebagai ibu rumah tangga 24/7 katanya rawan kena stress, huehehehe.
Rabu, 14 April 2021
#2. 13 Tahun Ngeblog
Siang itu, tahun berapa ya? Mungkin 2008, disela-sela deadline tulisan saat saya masih jadi jurnalis, saya ngintip ke kubikel punya teman di samping. Kayaknya asik banget ngetik-ngetik tapi lancar dan sambil senyum-senyum. Saya tanya, “Mas, ngapain ta?” Dia putar sedikit komputernya, ini lho aku lagi nulis buat blog ku. Punya ga kamu?” Saya menggeleng. Dia ketawa ngeledek.
Selasa, 13 April 2021
#1. Kenapa desiindra ?
Memulai blog ini dengan memilih nama desiindra, yang merupakan nama kami berdua. Saya Desi dan Indra suami saya. Awalnya mau pakai nama desindra (i- nya satu) tapi sudah ada yang ambil, hehe. Blog desiindra ini dibuat untuk mengabadikan cerita sejak kami menikah dan seterusnya. Sempat vakum beberapa tahun, lalu mulai mencoba aktif kembali saat punya anak ke-tiga, tahun 2019. Setelah dibaca-baca tulisan yang lalu duh seru juga ya, jadi menyesal kenapa ga rajin nulis tentang cerita anak-anak :D
Yah, daripada menyesal terus lebih baik memperbaiki kesalahan ya. Semoga masih sempat mendokumentasikan kenangan dalam bentuk tulisan di blog ini. Semoga nanti saat anak-anak sudah besar, mereka bisa menikmati cerita tentang kami di blog desiindra ini.
Kamis, 08 April 2021
Demam Mendadak Pada Anak 2 Tahun
Semalam pukul 10, saya raba adek, terasa hangat dikeningnya. Beberapa kali saya memastikan pada papa apakah benar hangat atau tangan saya dingin? Juga saya tanya ke abang dan kakak. Kata mereka, iya hangat. Duh saya khawatir deh.
Selasa, 22 September 2020
Kami ke Hotel, lho! ^___^
Minggu malam itu (13/9) saya menyelesaikan beberapa
pekerjaan rumah tangga. Rasanya lelah sekali. Lalu melanjutkan dengan menyusun
jadwal bersama anak-anak. Setiap Minggu saya biasnya menanyakan ke anak-anak
minggu depan mau belajar apa? Apalagi untuk Zara yang home schooling biasanya
dia yang tentukan sendiri tema apa yang mau dia pelajari.
Masuk pesan WhatsApp (WA) dari papa. Ada kamar hotel tidak terpakai katanya. Wuaah saya semangat banget. Saya tanya, bisa kita pakai untuk menginap? Dia bilang berangkat aja deh, walau Cuma tidur-tiduran di hotel dan ga berenangtidak apa-apa kan?
Langsung saya bilang Ozil dan Zara untuk rapihkan baju mereka. Sembari saya juga merapihkan baju bawaan saya, adek Tia dan papa, adik Tia saya berikan handphone untuk menonton. Wwuss, cepat banget. Jam 8.15 malam kami siap saya langsung pesan taksi Blue Bird lewat aplikasi dan 8.30 kami meluncur ke Hotel Intercontinental Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Perjalanan pun tidak lama, hanya 30 menit, kami menunggu papa di loby hotel. Papa datang dan kami menuju ke kamar. Wah anak-anak senang sekali saat masuk ke kamar. Kamarnya luas dan serunya ada bath tub, mereka berlarian tertawa, rasa di hati hangat sekali melihat mereka. Malam itu Papa berbaik hati memesankan burger McDonald dan kami baru tidur jam 12 malam.
Besok paginya sarapan diantar ke kamar, komplit deh. Rasanya enak juga ya bangun tidur tidak memikirkan hari ini sarapan apa dan juga tidak memikirkan cucian piring dan baju, hehe. Setelah sarapan anak-anak berenang sebentar. Meski was-was sedikit sih karena Corona kan belum hilang dan hari kami berenang itu, adalah hari dimulainya PSBB jilid 2 di Jakarta.
Alhamdulillah kami bersyukur bisa dapat kesempatan menginap di hotel bintang 5, semoga bisa menginap lagi ya kapan-kapan, hehe. Sampai di rumah, kembali ke kehidupan nyata, cucian menunggu dan makan anak-anak kembali harus disiapkan sendiri. Rasanya ingin tinggal di hotel saja, ya ga? :P